Langsung ke konten utama

Masa akan datang,

Masa akan selalu silih berganti
Ketika kita memasuki bangku SD akan berhadapan dengan tugas sekolah, teman yang sama2 maunya main2 terus, pelajaran Matematika yang selalu menjadi momok dengan guru killer

Memasuki masa SMP beralih dari yang anak2 menjadi lebih dewasa, masa2 puber ada yang mulai merasakan virus merah jambu
Apapun harus teman dan teman, 
Saat masih menjadikan teman nomor 1

Beralih ke masa SMA
mulai ada pencarian jati diri, masa dimana ada hal2 baru yang menantang, mulai ada rasa ingin berjuang pada suatu hal
melihat kedepan, ada sesuatu yang harus digapai
Punya harapan yang tidak sekedar harapan 
Teman tidak terlalu menjadi hal yang pokok, mulai ada titik dimana teman butuh di filter, ada yang hanya sekedar teman, ataupun memang teman dekat untuk bertukar pikiran, memikirkan visi misi kedepan dsb

Beranjak pada masa kuliah, saat dimana telah menjadi Mahasiswa,
ada yang mulai mengelu-elukan
padahal yang di elu-elukan tidak merasa sebegitu istimewa
Ada syukur yang terucap telah sampai pada masa ini
Masa dimana teman tidak lagi seperti masa2 yang lalu
Ketika teman banyak namun akan berkurang sedikit demi sedikit
ada yang pergi melanjutkan impiannya
ada yang sudah memulai hidup baru dengan  keluarga kecilnya,
ada pula yang masih fokus mengejar sesuatu terdekat yang harus diselesaikan
ada yang sibuk organisasi
dan berbagai macam hal yang terjadi

bersambung.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anda Berharga!

Aku masih sering merasa tak layak dalam membersamai pelajaran anak-anak yang aku ajar. Seringkali perasaan ini muncul ketika aku dihadapkan pada suatu keadaan yang membuatku mendapat tempaan, salah satunya anak yang sulit diatur dan tidak bisa diam saat aku mencoba mengajarinya. Aku lelah dengan perasaan ini😭 disisi lain aku juga bingung bagaimana aku harus mengendalikan perasaan ini, sungguh ingin rasanya tidak menjadi people pleaser yang terus memikirkan hal-hal yang membuatku merasa bersalah. Jujur aku lelah...... kali ini ada salah satu muridku yang beralih les disebabkan lebih banyak main daripada belajar, ia merasa bebas jika belajar denganku, karakternya yg suka ngatur² pun ia lakukan saat les bersamaku. siapa gurunya? siapa muridnya? tanyaku saat ia mencoba mengatur. Aku masih sangat jauh dari kata bisa marah2 saat mengajar, jika sudah keterlaluan aku akan marah, namun aku selalu mencoba meyakinkan diri bahwa pendidikan itu bisa diraih tanpa harus ada m...

Ide Brilian

terkadang ketika sedang memiliki semangat yang menggebu akan timbul banyak ide yang tak ku sangka, setelah beberapa waktu aku kembali membaca ide itu aku sejenak berpikir, "Wah kok aku bisa kepikiran ide gitu ya kemarin?" sambil tersenyum. Ada banyak ide yang terlintas dalam pikiran namun kadang juga sulit untuk menuliskannya. Terlalu banyak mikir kalau kata orang, ide yang ada itu coba dijalankan. Take Action! Ambil aja peluang yang ada, toh kamu juga belum coba.. kalau emang setelah kamu coba kamu ndak merasa cocok anggap aja sebagai pengalaman, sebenarnya banyak orang yang menasihatiku. Mari kita coba! mari kita coba ditahun ini untuk lebih produktif dan tidak lagi mendengar kata orang. Say NO to people pleasure (ga semudah itu wkw tapi yuk kita usahakan :) Ada banyak harapan dan sesuatu baru yang ingin kulakukan di tahun ini, Ya Rabb mudahkan hamba untuk bisa mencoba berbagai kebaikan di tahun  ini.  Berusaha untuk tidak meletakkan keberhargaan di...

Keluarga

pikiran penuh yang ada saat disekolah terbayar ketika aku bertemu dengan keluargaku Ku Rasa sebenarnya jika ditanya, lebih lelah di sekolah/ harus mengerjakan banyak hal dirumah saat itu, aku menjawab jawaban ke 2. Tetapi rasa lelah itu berganti ketika aku merasa ada kebahagiaan yang hadir ketika bertemu, berceloteh ria dengan keluarga itu rasanya "mahal" karena ngga semua orang bisa melakukannya. Prioritas disini juga dilatih, ada banyak hal yg sebenarnya harus dilakukan, berkaitan dengan keseharian. Tapi aku sadari waktu begitu mahal untuk dilewatkan. Jangankan waktu, kesempatan seperti ini pun juga sangat sayang untuk dilewatkan.  Aku senang bisa berbagi cerita, mengobrol, menjadi penunjuk arah, mendengarkan hal2 sehari2pun tak kalah seru. Keluarga emang harta paling berharga sih kalau kata lagu wkwkw  Udah dulu deh, gitu aja ceritanya pengen bisa rutin nulis. meskipun bahasa tulisanku belum tertata. its okay masih belum rapi. Mari Terus belajar yaa...