Aku masih sering merasa tak layak dalam membersamai pelajaran anak-anak yang aku ajar. Seringkali perasaan ini muncul ketika aku dihadapkan pada suatu keadaan yang membuatku mendapat tempaan, salah satunya anak yang sulit diatur dan tidak bisa diam saat aku mencoba mengajarinya. Aku lelah dengan perasaan ini😠disisi lain aku juga bingung bagaimana aku harus mengendalikan perasaan ini, sungguh ingin rasanya tidak menjadi people pleaser yang terus memikirkan hal-hal yang membuatku merasa bersalah. Jujur aku lelah......
kali ini ada salah satu muridku yang beralih les disebabkan lebih banyak main daripada belajar, ia merasa bebas jika belajar denganku, karakternya yg suka ngatur² pun ia lakukan saat les bersamaku. siapa gurunya? siapa muridnya? tanyaku saat ia mencoba mengatur.
Aku masih sangat jauh dari kata bisa marah2 saat mengajar, jika sudah keterlaluan aku akan marah, namun aku selalu mencoba meyakinkan diri bahwa pendidikan itu bisa diraih tanpa harus ada marah-marah. Marah-marah itu emosi negatif yang akan menular dan akan menimbulkan trauma bagi anak kedepannya tanpa disadari.
meskipun saat ini orang melihatku dengan oh kurang tegas, dimarahin aja itu anaknya, Ketahuilah ini caraku mengajar dan aku mengajar dengan kelembutan tanpa ada marah-marah yang membuat mereka menjadi trauma, kalaupun memang aku bukan orang yang pantas untuk mengajar setidaknya aku mencoba untuk berkata pada diriku bahwa, "inilah salah satu hal yang harus kau berikan untuk kebermanfaatan orang banyak" Bagiku mengajar itu salah satu seni dalam mengenali diri.
Selasa, 9 September 2025
11.05 ditengah istirahat yg hampir habis.
Komentar
Posting Komentar