Langsung ke konten utama

Penyemangat

Kadang lelah jika harus terus memikirkan bagaimana dunia yang begitu riuh, tapi bagaimana hidup itulah yang harus dijalani. Saya merasa letih jika harus memikirkan semua hal, adanya hanya capek, kesal, marah dan berbagai emosi negatif yang lain. Aku pun berusaha untuk lebih bisa menyikapi setiap hal yang terjadi dengan berbagai cara pandang positif. Namun ada satu titik aku merasa secapek itu! dan aku ingin mengakhirinya. Sebut saja di dunia kerja yang mungkin udah beberapa kali pindah, dan melihat lingkungan kerja tak akan sama seperti saat kami berada di bangku perkuliahan. Aku lelah... Ya Rabb maafkan hamba yang masih sering mengeluh atas setiap nikmat yang Engkau berikan. 

Kali ini, rasanya aku ingin menyerah tapi satu yang ku ingat, aku punya Allah. Saat dunia rasanya tak sedang berpihak padamu, ingatlah ada Allah. 

Semoga Allah senantiasa berikan taufiq dan rahmat-Nya untuk kami semua yang masih terseok-seok untuk terus meniti kebaikan dan mencari ridho-Mu. aamiin

Jebres, 9 Mei 2025
07.54 ditengah anak2 datang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi 2025

Sudah lama sekali rasanya tak menyentuh kembali di blog ini. Aku merasa di tahun kemarin 2025 banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan.  Ketika aku sudah memulai untuk menentukan pilihanku bekerja di tempat yang sama selama 2 tahun. Mungkin tahun 2025 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, aku sangat merasakan bagaimana pertemananku tidak seperti dahulu, memang benar adanya ketika orang masuk kepada fase dewasa pertemanan akan semakin sempit dan ketika kau menemukan teman yang saling memahami justru ketika kita tidak selalunya bertemu dan berkirim pesan, namun saling menghargai satu sama lain. Pertemanan dewasa ini tidak serta-merta hilang namun adanya saling menghargai justru membuat pertemanan itu akan tetap ada dan tetap terasa seperti dahulu saat pertama kita bertemu.  Di tahun ini aku juga merasa banyak dihadapkan oleh pilihan-pilihan untuk menentukan mana kebutuhan dan keinginan. Prioritas saat ini kepada keluarga, dari segi finansial yang ku mili...

Keluarga

pikiran penuh yang ada saat disekolah terbayar ketika aku bertemu dengan keluargaku Ku Rasa sebenarnya jika ditanya, lebih lelah di sekolah/ harus mengerjakan banyak hal dirumah saat itu, aku menjawab jawaban ke 2. Tetapi rasa lelah itu berganti ketika aku merasa ada kebahagiaan yang hadir ketika bertemu, berceloteh ria dengan keluarga itu rasanya "mahal" karena ngga semua orang bisa melakukannya. Prioritas disini juga dilatih, ada banyak hal yg sebenarnya harus dilakukan, berkaitan dengan keseharian. Tapi aku sadari waktu begitu mahal untuk dilewatkan. Jangankan waktu, kesempatan seperti ini pun juga sangat sayang untuk dilewatkan.  Aku senang bisa berbagi cerita, mengobrol, menjadi penunjuk arah, mendengarkan hal2 sehari2pun tak kalah seru. Keluarga emang harta paling berharga sih kalau kata lagu wkwkw  Udah dulu deh, gitu aja ceritanya pengen bisa rutin nulis. meskipun bahasa tulisanku belum tertata. its okay masih belum rapi. Mari Terus belajar yaa...

Ide Brilian

terkadang ketika sedang memiliki semangat yang menggebu akan timbul banyak ide yang tak ku sangka, setelah beberapa waktu aku kembali membaca ide itu aku sejenak berpikir, "Wah kok aku bisa kepikiran ide gitu ya kemarin?" sambil tersenyum. Ada banyak ide yang terlintas dalam pikiran namun kadang juga sulit untuk menuliskannya. Terlalu banyak mikir kalau kata orang, ide yang ada itu coba dijalankan. Take Action! Ambil aja peluang yang ada, toh kamu juga belum coba.. kalau emang setelah kamu coba kamu ndak merasa cocok anggap aja sebagai pengalaman, sebenarnya banyak orang yang menasihatiku. Mari kita coba! mari kita coba ditahun ini untuk lebih produktif dan tidak lagi mendengar kata orang. Say NO to people pleasure (ga semudah itu wkw tapi yuk kita usahakan :) Ada banyak harapan dan sesuatu baru yang ingin kulakukan di tahun ini, Ya Rabb mudahkan hamba untuk bisa mencoba berbagai kebaikan di tahun  ini.  Berusaha untuk tidak meletakkan keberhargaan di...