Langsung ke konten utama

Refleksi 2025

Sudah lama sekali rasanya tak menyentuh kembali di blog ini. Aku merasa di tahun kemarin 2025 banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan. 
Ketika aku sudah memulai untuk menentukan pilihanku bekerja di tempat yang sama selama 2 tahun.

Mungkin tahun 2025 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, aku sangat merasakan bagaimana pertemananku tidak seperti dahulu, memang benar adanya ketika orang masuk kepada fase dewasa pertemanan akan semakin sempit dan ketika kau menemukan teman yang saling memahami justru ketika kita tidak selalunya bertemu dan berkirim pesan, namun saling menghargai satu sama lain. Pertemanan dewasa ini tidak serta-merta hilang namun adanya saling menghargai justru membuat pertemanan itu akan tetap ada dan tetap terasa seperti dahulu saat pertama kita bertemu. 
Di tahun ini aku juga merasa banyak dihadapkan oleh pilihan-pilihan untuk menentukan mana kebutuhan dan keinginan. Prioritas saat ini kepada keluarga, dari segi finansial yang ku miliki saat ini mungkin belum mencukupi kebutuhan keluargaku, tapi aku berusaha agar apa yang aku dapat itu dapat dirasakan untuk keluarga, tak lupa juga aku tetap memberikan sedikit apresiasi untuk diri sendiri yang mungkin hanya sekedar belum makanan kesukaan tiap satu pekan atau mungkin bisa pergi kemana gitu sekedar ke toko buku mungkin meskipun nggak beli tapi menurutku itu cukup memberikanku kelegaan tersendiri kalau ternyata aku itu masih punya ruang waktu menikmatinya 

tahun ini juga mengajarkanku bagaimana untuk bisa menerima setiap takdir yang telah diberikan kepadaku. Siapakah orang yang nantinya akan bertemuku itu adalah rahasia yang sudah ditetapkan Allah dari zaman azali, sudah tercatat. kenapa kita harus meresahkannya? tentu kita sebagai manusia ada rasa mungkin melihat orang lain yang sudah dahulu kemudian ada merasa keterlambatan, heii sebetulnya tidak ada yang terlambat itu sudah diatur oleh Allah sedemikian rapinya tak ada yang terbalik semua diatur dengan sangat-sangat rapi. 
halo diriku kau akan memasuki fase-fase gimana akan banyak goncangan dalam kehidupanmu akan banyak hal baru yang kau temui nantinya pesanku teruslah tumbuh teruslah hadir dalam setiap perjalananmu. Jangan kau gantungkan harapan dan segala sesuatumu kepada manusia, karena berharap kepada manusia itu adalah kecewa yang paling disengaja.

Mari tumbuh di 2026 ini dengan kontribusi yang baik dan terus berada pada jalan kebaikan dan semoga Allah berikan kemudahan untuk bisa terus bersama dengan Quran🤍🌷

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anda Berharga!

Aku masih sering merasa tak layak dalam membersamai pelajaran anak-anak yang aku ajar. Seringkali perasaan ini muncul ketika aku dihadapkan pada suatu keadaan yang membuatku mendapat tempaan, salah satunya anak yang sulit diatur dan tidak bisa diam saat aku mencoba mengajarinya. Aku lelah dengan perasaan ini😭 disisi lain aku juga bingung bagaimana aku harus mengendalikan perasaan ini, sungguh ingin rasanya tidak menjadi people pleaser yang terus memikirkan hal-hal yang membuatku merasa bersalah. Jujur aku lelah...... kali ini ada salah satu muridku yang beralih les disebabkan lebih banyak main daripada belajar, ia merasa bebas jika belajar denganku, karakternya yg suka ngatur² pun ia lakukan saat les bersamaku. siapa gurunya? siapa muridnya? tanyaku saat ia mencoba mengatur. Aku masih sangat jauh dari kata bisa marah2 saat mengajar, jika sudah keterlaluan aku akan marah, namun aku selalu mencoba meyakinkan diri bahwa pendidikan itu bisa diraih tanpa harus ada m...

Ide Brilian

terkadang ketika sedang memiliki semangat yang menggebu akan timbul banyak ide yang tak ku sangka, setelah beberapa waktu aku kembali membaca ide itu aku sejenak berpikir, "Wah kok aku bisa kepikiran ide gitu ya kemarin?" sambil tersenyum. Ada banyak ide yang terlintas dalam pikiran namun kadang juga sulit untuk menuliskannya. Terlalu banyak mikir kalau kata orang, ide yang ada itu coba dijalankan. Take Action! Ambil aja peluang yang ada, toh kamu juga belum coba.. kalau emang setelah kamu coba kamu ndak merasa cocok anggap aja sebagai pengalaman, sebenarnya banyak orang yang menasihatiku. Mari kita coba! mari kita coba ditahun ini untuk lebih produktif dan tidak lagi mendengar kata orang. Say NO to people pleasure (ga semudah itu wkw tapi yuk kita usahakan :) Ada banyak harapan dan sesuatu baru yang ingin kulakukan di tahun ini, Ya Rabb mudahkan hamba untuk bisa mencoba berbagai kebaikan di tahun  ini.  Berusaha untuk tidak meletakkan keberhargaan di...

Keluarga

pikiran penuh yang ada saat disekolah terbayar ketika aku bertemu dengan keluargaku Ku Rasa sebenarnya jika ditanya, lebih lelah di sekolah/ harus mengerjakan banyak hal dirumah saat itu, aku menjawab jawaban ke 2. Tetapi rasa lelah itu berganti ketika aku merasa ada kebahagiaan yang hadir ketika bertemu, berceloteh ria dengan keluarga itu rasanya "mahal" karena ngga semua orang bisa melakukannya. Prioritas disini juga dilatih, ada banyak hal yg sebenarnya harus dilakukan, berkaitan dengan keseharian. Tapi aku sadari waktu begitu mahal untuk dilewatkan. Jangankan waktu, kesempatan seperti ini pun juga sangat sayang untuk dilewatkan.  Aku senang bisa berbagi cerita, mengobrol, menjadi penunjuk arah, mendengarkan hal2 sehari2pun tak kalah seru. Keluarga emang harta paling berharga sih kalau kata lagu wkwkw  Udah dulu deh, gitu aja ceritanya pengen bisa rutin nulis. meskipun bahasa tulisanku belum tertata. its okay masih belum rapi. Mari Terus belajar yaa...