Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Anda Berharga!

Aku masih sering merasa tak layak dalam membersamai pelajaran anak-anak yang aku ajar. Seringkali perasaan ini muncul ketika aku dihadapkan pada suatu keadaan yang membuatku mendapat tempaan, salah satunya anak yang sulit diatur dan tidak bisa diam saat aku mencoba mengajarinya. Aku lelah dengan perasaan ini😭 disisi lain aku juga bingung bagaimana aku harus mengendalikan perasaan ini, sungguh ingin rasanya tidak menjadi people pleaser yang terus memikirkan hal-hal yang membuatku merasa bersalah. Jujur aku lelah...... kali ini ada salah satu muridku yang beralih les disebabkan lebih banyak main daripada belajar, ia merasa bebas jika belajar denganku, karakternya yg suka ngatur² pun ia lakukan saat les bersamaku. siapa gurunya? siapa muridnya? tanyaku saat ia mencoba mengatur. Aku masih sangat jauh dari kata bisa marah2 saat mengajar, jika sudah keterlaluan aku akan marah, namun aku selalu mencoba meyakinkan diri bahwa pendidikan itu bisa diraih tanpa harus ada m...

Bertumbuh Bersama

saat ini sudah mulai membicarakan hal-hal yang sudah beralih kepada keseriusan, ya mungkin dulu masih tabu ataupun sangat sulit buat membahas sesuatu ini. Menurutku sesuatu ini bukanlah suatu hal yang tabu karena ini perlu dibicarakan dan perlu dibahas lebih lanjut kepada seorang yang sudah memiliki pengalaman lebih banyak dibandingkan kami, yaitu pernikahan yah kami banyak membahas tentang bagaimana pernikahan yang baik kemudian dijemput dengan cara yang baik dan ketika pun sudah melaksanakannya masing-masing dari kita perlu menurunkan ego karena pernikahan bukan tentang  aku dan kamu tapi 'tentang kita' kita bersama, kita berada dalam satu ikatan suci yang di situ dari setiap masing-masing Insan memiliki karakter yang berbeda dan perlu untuk menurunkan ego dari masing-masing diri, mungkin yang sebelumnya kita seorang yang berkarir/ seorang yang bekerja kemudian kita memiliki pasangan di situ kita harus memiliki ketundukan ketaatan pada suami kita, mungkin yang du...