Langsung ke konten utama

Bertumbuh Bersama

saat ini sudah mulai membicarakan hal-hal yang sudah beralih kepada keseriusan, ya mungkin dulu masih tabu ataupun sangat sulit buat membahas sesuatu ini. Menurutku sesuatu ini bukanlah suatu hal yang tabu karena ini perlu dibicarakan dan perlu dibahas lebih lanjut kepada seorang yang sudah memiliki pengalaman lebih banyak dibandingkan kami, yaitu pernikahan yah kami banyak membahas tentang bagaimana pernikahan yang baik kemudian dijemput dengan cara yang baik dan ketika pun sudah melaksanakannya masing-masing dari kita perlu menurunkan ego karena pernikahan bukan tentang  aku dan kamu tapi 'tentang kita'
kita bersama, kita berada dalam satu ikatan suci yang di situ dari setiap masing-masing Insan memiliki karakter yang berbeda dan perlu untuk menurunkan ego dari masing-masing diri, mungkin yang sebelumnya kita seorang yang berkarir/ seorang yang bekerja kemudian kita memiliki pasangan di situ kita harus memiliki ketundukan ketaatan pada suami kita, mungkin yang dulunya kita merasa mandiri bisa mengangkat apa-apa sendiri (angkat galon misalnya) rasa2nya tak perlu meminta bantuan kepada orang, tapi dengan kita yang sekarang sudah memiliki pasangan tentu kita harus bisa belajar untuk berbagi tanggung jawab peran dan banyak hal yang perlu dibagikan dan disharingkan. 

aku banyak belajar dari seseorang yang berpengalaman, dari para mentor, para guru kami ternyata pernikahan itu bukan hanya tentang kebahagiaan tapi bagaimana kita bisa membangun visi menuju jannahnya menuju surga. dengan memiliki visi misi yang sama tentu akan membawa kita menjadikan pernikahan lebih harmonis dan keharmonisan itu tidak diukur berdasarkan tidak adanya konflik, tetapi bagaimana kita menjaga kesalingan. *saya yang berkata seperti ini pun juga belum mengetahui banyak dan mungkin terus belajar. 

pesan dari guru kami adalah bagaimana cara kita menjemput jodoh dengan cara terbaik itu menjadi hal yang akan berpengaruh pada kedepannya, ketika kita menjemput jodoh dengan dengan halal dalam artian kita tidak melanggar syariatnya insya Allah Allah mudahkan kita untuk mendapatkan jodoh yang terbaik untuk kita meskipun kita perbaiki kita tapi insya Allah terbaik untuk Allah dan akan memiliki kebaikan untuk kita kelak. 

terus perbaiki diri karena jodoh adalah cerminan diri kita. Semoga Allah berikan kemudahan kemampuan kita terus bejar dan menjadi pembelajar sepanjang akhir hayat kehidupan kita. 

10.52
My sweet home, 20 Juli 2025
ditengah menunggu cucian, setelah cfd. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ide Brilian

terkadang ketika sedang memiliki semangat yang menggebu akan timbul banyak ide yang tak ku sangka, setelah beberapa waktu aku kembali membaca ide itu aku sejenak berpikir, "Wah kok aku bisa kepikiran ide gitu ya kemarin?" sambil tersenyum. Ada banyak ide yang terlintas dalam pikiran namun kadang juga sulit untuk menuliskannya. Terlalu banyak mikir kalau kata orang, ide yang ada itu coba dijalankan. Take Action! Ambil aja peluang yang ada, toh kamu juga belum coba.. kalau emang setelah kamu coba kamu ndak merasa cocok anggap aja sebagai pengalaman, sebenarnya banyak orang yang menasihatiku. Mari kita coba! mari kita coba ditahun ini untuk lebih produktif dan tidak lagi mendengar kata orang. Say NO to people pleasure (ga semudah itu wkw tapi yuk kita usahakan :) Ada banyak harapan dan sesuatu baru yang ingin kulakukan di tahun ini, Ya Rabb mudahkan hamba untuk bisa mencoba berbagai kebaikan di tahun  ini.  Berusaha untuk tidak meletakkan keberhargaan di...

Kedekatanku dengan-Nya

ku lihat dia begitu ingin ku peluk erat, hai aku dulu pernah berlama-lama denganmu, hingga terkantuk-kantuk pun aku lawan karena ingin terus dekat denganmu. namun, akhir akhir ini hubunganku denganmu merenggang. hubunganku denganmu tak sebaik dulu.. aku sangat sedih ketika menyadari hal itu.  aku ingin merubah sikapku terhadapmu, aku ingin bisa seperti dulu yang bisa berlama-lama denganmu dengan kondisi bahagia dan senang. bahkan ketika aku lantunkan ayat demi ayat ada yang terlewat hatiku perih, aku menangis sejadi-jadinya sebab hafalanku yang tak lancar tersebab dari dosa-dosa yang aku perbuat. aku merindukan masa masa itu, aku ingin kembali kepada rutinitas yang aku lakukan dihari itu. boleh kita mulai lagi? ku harap diri ini mau diajak berlari dan kembali merecharge ulang semangat yang kian meredup. ku harap diri ini yakin bahwa hanya Allah yang bisa memampukan diri kita untuk terus Istiqomah berada di jalan kebaikan bersama Al Qur'an. kelak dia yang menjadi sebab A...

Do'a yang Tulus

"Doa menjadi makhluk paling tulus yang pernah lahir dari hati manusia." Tak ada lagi gengsi, tak ada lagi rencana, tak ada lagi sandaran selain Allah semata. Di balik suara kehidupan yang berdetak, di antara keheningan yang menunggu, di sanalah doa-doa berdesakan naik ke langit — lirih, patah-patah, tapi penuh harap. Manusia belajar bahwa hidup bisa ditarik tipis oleh seutas napas, bahwa satu detak jantung saja bisa menjadi batas antara tinggal atau pergi. Semua janji dunia seakan lenyap, semua cita-cita ditangguhkan, semua ego dikubur dalam-dalam. Yang tersisa hanyalah bisikan, 'Ya Allah, beri aku kesempatan satu kali lagi'. Tak ada doa yang lebih jujur dari doa seorang anak di sisi ayahnya yang terbaring tak berdaya. Tak ada permohonan yang lebih tulus dari doa seorang ibu di samping anaknya yang bertarung dengan ajal. Doa adalah bahasa air mata, bahasa keikhlasan, bahasa rindu yang belum sempat terucap. Karena sejatinya, manusia ini hidup hany...