saat ini sudah mulai membicarakan hal-hal yang sudah beralih kepada keseriusan, ya mungkin dulu masih tabu ataupun sangat sulit buat membahas sesuatu ini. Menurutku sesuatu ini bukanlah suatu hal yang tabu karena ini perlu dibicarakan dan perlu dibahas lebih lanjut kepada seorang yang sudah memiliki pengalaman lebih banyak dibandingkan kami, yaitu pernikahan yah kami banyak membahas tentang bagaimana pernikahan yang baik kemudian dijemput dengan cara yang baik dan ketika pun sudah melaksanakannya masing-masing dari kita perlu menurunkan ego karena pernikahan bukan tentang aku dan kamu tapi 'tentang kita'
kita bersama, kita berada dalam satu ikatan suci yang di situ dari setiap masing-masing Insan memiliki karakter yang berbeda dan perlu untuk menurunkan ego dari masing-masing diri, mungkin yang sebelumnya kita seorang yang berkarir/ seorang yang bekerja kemudian kita memiliki pasangan di situ kita harus memiliki ketundukan ketaatan pada suami kita, mungkin yang dulunya kita merasa mandiri bisa mengangkat apa-apa sendiri (angkat galon misalnya) rasa2nya tak perlu meminta bantuan kepada orang, tapi dengan kita yang sekarang sudah memiliki pasangan tentu kita harus bisa belajar untuk berbagi tanggung jawab peran dan banyak hal yang perlu dibagikan dan disharingkan.
aku banyak belajar dari seseorang yang berpengalaman, dari para mentor, para guru kami ternyata pernikahan itu bukan hanya tentang kebahagiaan tapi bagaimana kita bisa membangun visi menuju jannahnya menuju surga. dengan memiliki visi misi yang sama tentu akan membawa kita menjadikan pernikahan lebih harmonis dan keharmonisan itu tidak diukur berdasarkan tidak adanya konflik, tetapi bagaimana kita menjaga kesalingan. *saya yang berkata seperti ini pun juga belum mengetahui banyak dan mungkin terus belajar.
pesan dari guru kami adalah bagaimana cara kita menjemput jodoh dengan cara terbaik itu menjadi hal yang akan berpengaruh pada kedepannya, ketika kita menjemput jodoh dengan dengan halal dalam artian kita tidak melanggar syariatnya insya Allah Allah mudahkan kita untuk mendapatkan jodoh yang terbaik untuk kita meskipun kita perbaiki kita tapi insya Allah terbaik untuk Allah dan akan memiliki kebaikan untuk kita kelak.
terus perbaiki diri karena jodoh adalah cerminan diri kita. Semoga Allah berikan kemudahan kemampuan kita terus bejar dan menjadi pembelajar sepanjang akhir hayat kehidupan kita.
10.52
My sweet home, 20 Juli 2025
ditengah menunggu cucian, setelah cfd.
Komentar
Posting Komentar