Langsung ke konten utama

10 WASIAT UNTUK MENCEGAH VIRUS CORONA (COVID 19)

📋 10 WASIAT UNTUK MENCEGAH VIRUS CORONA

Ringkasan Wasiat Asy-Syaikh Prof. Dr. AbdurRozzaq Al-Badr hafizhahullah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Pertama: Membaca Doa untuk Mencegah Bahaya (3 Kali Setiap Pagi dan Petang)

بِسْمِ اللَّهِ الذي لا يَـضُرُّ مع اسْمِهِ شَيءٌ في الأرضِ ولا في السَّماءِ وهُوَ السَّميعُ العَليمُ

"Dengan menyebut nama Allah, yang bersama nama-Nya tidak ada satu pun yang membahayakan di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Kedua: Memperbanyak Doa Nabi Yunus 'alaihissalam

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

"Tiada yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim."

Ketiga: Berlindung kepada Allah dari Beratnya Musibah

Keempat: Selalu Membaca Doa Ketika Keluar Rumah

Kelima: Memohon Keselamatan Setiap Pagi dan Petang

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ العافِيَـةَ فـي الدُّنيا والآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ والعافِيَـةَ فـي دِيني ودُنْـيايَ وأَهْلِي ومالِي، اللَّهُمَّ اسْتُـرْ عَوْراتِي، وآمِنْ رَوْعاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِـي مِنْ بَـيْنِ يَدَيَّ، ومِنْ خَلْفِي، وعَنْ يَمِيـنِـي، وعَنْ شِمالِي، ومِنْ فَوْقِي، وأَعُوذُ بِعَظَمَـتِكَ أَنْ أُغْتالَ مِنْ تَحْتِـي

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu pemaafan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, jagalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri serta atasku, dan aku berlindung dengan keagungan-Mu, dari ditenggelamkan dari arah bawahku (tertimpa malapetaka tanpa aku sadari)."

Keenam: Memperbanyak Doa

Ketujuh: Tidak Mendatangi Tempat Tersebarnya Wabah

Kedelapan: Senantiasa Beramal dan Berbuat Baik kepada Orang Lain

Kesembilan: Shalat Malam (Tahajjud dan Witir)

Kesepuluh: Menutup Wadah Makanan dan Tempat Minuman

PENUTUP

Hendaklah setiap muslim selalu memasrahkan semua urusan hidupnya kepada Allah 'azza wa jalla, berharap anugerah-Nya dan semangat menggapainya, serta bertawakkal kepada-Nya, karena semua urusan berada di tangan-Nya, pengaturan dan penguasaan-Nya.

Dan bersungguh-sungguh dalam bersabar dan mengharap pahala atas musibah yang menimpanya, karena Allah 'azza wa jalla telah berjanji bagi orang yang sabar dan mengharap pahala akan mendapatkan pahala dan ganjaran yang besar.

Allah 'azza wa jalla berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

"Sesungguhnya pahala orang-orang yang sabar tanpa terhitung." [Az-Zumar: 10]

Dari Aisyah radhiyallahu'anha, bahwa beliau pernah bertanya kepada Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam tentang tho'un (jenis wabah), maka Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,

إنَّه كان عذابًا يَـبْـعَـثُـهُ اللهُ على مَن يشاءُ، فجَعَلَهُ اللهُ رحمةً للمُؤمنينَ، فليس مِنْ عبدٍ يَـقَعُ الطاعون، فـيَمْكُثُ في بلدِه صابرًا، يَعْلَمُ أنَّه لن يصيبَهُ إلا ما كَـتَبَ اللهُ له، إلا كان له مِثْـلُ أَجْرِ الشَّهيدِ

"Itu adalah azab yang Allah kirimkan kepada siapa yang ia kehendaki, maka Allah menjadikannya sebagai rahmat bagi kaum mukminin, maka tidak ada seorang hamba yang tertimpa tho'un, lalu ia tetap tinggal di negerinya dalam keadaan sabar, serta ia mengetahui bahwa tidak ada yang menimpanya kecuali telah Allah tuliskan baginya, kecuali ia akan mendapat pahala seperti orang yang mati syahid." [HR. Al-Bukhari]

#Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]

Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ide Brilian

terkadang ketika sedang memiliki semangat yang menggebu akan timbul banyak ide yang tak ku sangka, setelah beberapa waktu aku kembali membaca ide itu aku sejenak berpikir, "Wah kok aku bisa kepikiran ide gitu ya kemarin?" sambil tersenyum. Ada banyak ide yang terlintas dalam pikiran namun kadang juga sulit untuk menuliskannya. Terlalu banyak mikir kalau kata orang, ide yang ada itu coba dijalankan. Take Action! Ambil aja peluang yang ada, toh kamu juga belum coba.. kalau emang setelah kamu coba kamu ndak merasa cocok anggap aja sebagai pengalaman, sebenarnya banyak orang yang menasihatiku. Mari kita coba! mari kita coba ditahun ini untuk lebih produktif dan tidak lagi mendengar kata orang. Say NO to people pleasure (ga semudah itu wkw tapi yuk kita usahakan :) Ada banyak harapan dan sesuatu baru yang ingin kulakukan di tahun ini, Ya Rabb mudahkan hamba untuk bisa mencoba berbagai kebaikan di tahun  ini.  Berusaha untuk tidak meletakkan keberhargaan di...

Kedekatanku dengan-Nya

ku lihat dia begitu ingin ku peluk erat, hai aku dulu pernah berlama-lama denganmu, hingga terkantuk-kantuk pun aku lawan karena ingin terus dekat denganmu. namun, akhir akhir ini hubunganku denganmu merenggang. hubunganku denganmu tak sebaik dulu.. aku sangat sedih ketika menyadari hal itu.  aku ingin merubah sikapku terhadapmu, aku ingin bisa seperti dulu yang bisa berlama-lama denganmu dengan kondisi bahagia dan senang. bahkan ketika aku lantunkan ayat demi ayat ada yang terlewat hatiku perih, aku menangis sejadi-jadinya sebab hafalanku yang tak lancar tersebab dari dosa-dosa yang aku perbuat. aku merindukan masa masa itu, aku ingin kembali kepada rutinitas yang aku lakukan dihari itu. boleh kita mulai lagi? ku harap diri ini mau diajak berlari dan kembali merecharge ulang semangat yang kian meredup. ku harap diri ini yakin bahwa hanya Allah yang bisa memampukan diri kita untuk terus Istiqomah berada di jalan kebaikan bersama Al Qur'an. kelak dia yang menjadi sebab A...

Do'a yang Tulus

"Doa menjadi makhluk paling tulus yang pernah lahir dari hati manusia." Tak ada lagi gengsi, tak ada lagi rencana, tak ada lagi sandaran selain Allah semata. Di balik suara kehidupan yang berdetak, di antara keheningan yang menunggu, di sanalah doa-doa berdesakan naik ke langit — lirih, patah-patah, tapi penuh harap. Manusia belajar bahwa hidup bisa ditarik tipis oleh seutas napas, bahwa satu detak jantung saja bisa menjadi batas antara tinggal atau pergi. Semua janji dunia seakan lenyap, semua cita-cita ditangguhkan, semua ego dikubur dalam-dalam. Yang tersisa hanyalah bisikan, 'Ya Allah, beri aku kesempatan satu kali lagi'. Tak ada doa yang lebih jujur dari doa seorang anak di sisi ayahnya yang terbaring tak berdaya. Tak ada permohonan yang lebih tulus dari doa seorang ibu di samping anaknya yang bertarung dengan ajal. Doa adalah bahasa air mata, bahasa keikhlasan, bahasa rindu yang belum sempat terucap. Karena sejatinya, manusia ini hidup hany...