Langsung ke konten utama

Momen Lebaran

Lebaran kali ini terasa berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini aku menjalani lebaran dengan sesuatu yang baru. Aku mencoba untuk be my self, tidak mendengarkan komentar orang lain terlalu berlebihan, mencoba untuk bersikap tenang dengan berbagai pertanyaan yang terus menerus tanpa henti, Kapan? Kapan? wkw

Aku mencoba lebih tenang, menyadari satu tahun belakangan ini interaksi yang ku dapatkan dari orang-orang terdekat membuatku belajar lebih banyak, ada hal yang aku coba bangun dengan terus membaca meskipun masih newbie yang mungkin naik-turunnya lebih banyak turun dalam semangat membaca, ingin membangun habits yang lebih baik daripada tahun sebelumnya. 

Ketenangan akan didapatkan saat kita bersyukur dengan apa yang Allah takdirkan.
Tidak terlalu mengikuti perkataan orang lain sebagai tujuan, karena diri kita yang mengetahui apa yang seharusnya kita lakukan.

Percayalah disaat kau menyerahkan segala urusan kepada-Nya yakinlah, tak ada kekecewaan atas setiap hal yang terjadi. Ekspektasi dan Harapan beda tipis, namun penting menyadarkan sesuatu pada Sang Pencipta bukan lagi pada ekspektasi kita pribadi atau justru berharap pada orang lain untuk bisa mewujudkannya.

La Haula wala Quwwata illa Billah.

Mudahkan urusan kami Ya Rabb, mampukan untuk kami bisa menerima apa yang telah menjadi takdir kami nantinya, Yassarallahulakum

Umi's Home
14.15

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ide Brilian

terkadang ketika sedang memiliki semangat yang menggebu akan timbul banyak ide yang tak ku sangka, setelah beberapa waktu aku kembali membaca ide itu aku sejenak berpikir, "Wah kok aku bisa kepikiran ide gitu ya kemarin?" sambil tersenyum. Ada banyak ide yang terlintas dalam pikiran namun kadang juga sulit untuk menuliskannya. Terlalu banyak mikir kalau kata orang, ide yang ada itu coba dijalankan. Take Action! Ambil aja peluang yang ada, toh kamu juga belum coba.. kalau emang setelah kamu coba kamu ndak merasa cocok anggap aja sebagai pengalaman, sebenarnya banyak orang yang menasihatiku. Mari kita coba! mari kita coba ditahun ini untuk lebih produktif dan tidak lagi mendengar kata orang. Say NO to people pleasure (ga semudah itu wkw tapi yuk kita usahakan :) Ada banyak harapan dan sesuatu baru yang ingin kulakukan di tahun ini, Ya Rabb mudahkan hamba untuk bisa mencoba berbagai kebaikan di tahun  ini.  Berusaha untuk tidak meletakkan keberhargaan di...

Kedekatanku dengan-Nya

ku lihat dia begitu ingin ku peluk erat, hai aku dulu pernah berlama-lama denganmu, hingga terkantuk-kantuk pun aku lawan karena ingin terus dekat denganmu. namun, akhir akhir ini hubunganku denganmu merenggang. hubunganku denganmu tak sebaik dulu.. aku sangat sedih ketika menyadari hal itu.  aku ingin merubah sikapku terhadapmu, aku ingin bisa seperti dulu yang bisa berlama-lama denganmu dengan kondisi bahagia dan senang. bahkan ketika aku lantunkan ayat demi ayat ada yang terlewat hatiku perih, aku menangis sejadi-jadinya sebab hafalanku yang tak lancar tersebab dari dosa-dosa yang aku perbuat. aku merindukan masa masa itu, aku ingin kembali kepada rutinitas yang aku lakukan dihari itu. boleh kita mulai lagi? ku harap diri ini mau diajak berlari dan kembali merecharge ulang semangat yang kian meredup. ku harap diri ini yakin bahwa hanya Allah yang bisa memampukan diri kita untuk terus Istiqomah berada di jalan kebaikan bersama Al Qur'an. kelak dia yang menjadi sebab A...

Do'a yang Tulus

"Doa menjadi makhluk paling tulus yang pernah lahir dari hati manusia." Tak ada lagi gengsi, tak ada lagi rencana, tak ada lagi sandaran selain Allah semata. Di balik suara kehidupan yang berdetak, di antara keheningan yang menunggu, di sanalah doa-doa berdesakan naik ke langit — lirih, patah-patah, tapi penuh harap. Manusia belajar bahwa hidup bisa ditarik tipis oleh seutas napas, bahwa satu detak jantung saja bisa menjadi batas antara tinggal atau pergi. Semua janji dunia seakan lenyap, semua cita-cita ditangguhkan, semua ego dikubur dalam-dalam. Yang tersisa hanyalah bisikan, 'Ya Allah, beri aku kesempatan satu kali lagi'. Tak ada doa yang lebih jujur dari doa seorang anak di sisi ayahnya yang terbaring tak berdaya. Tak ada permohonan yang lebih tulus dari doa seorang ibu di samping anaknya yang bertarung dengan ajal. Doa adalah bahasa air mata, bahasa keikhlasan, bahasa rindu yang belum sempat terucap. Karena sejatinya, manusia ini hidup hany...