Langsung ke konten utama

Postingan

Keluar Zona

Setelah usai kegiatan perkuliahan kembali saya mencoba untuk berada di zona tidak nyaman, ya aku putuskan untuk bekerja di salah satu sekolah yang berada di daerahku. Cukup menantang saya dihadapkan dengan lingkungan yang jauh berbeda daripada sebelumnya di sana lebih banyak guru yang telah berkeluarga cukup kaget sekaligus tersadar juga, kalau ternyata emang bener people come and go dan di situ saya belajar banyak banget sesuatu yang sebelumnya tidak saya temui di bangku perkuliahan. Saya pernah mendengar dunia kerja akan lebih keras, dan jauh berbeda dibandingkan dengan dunia perkuliahan, sangat menantang di situ kita ditemukan dengan banyak sekali karakter orang mulai dari yang sangat ramah cuek bahkan seru. Tapi di sini saya belum menemukan kecocokan dari salah satu teman yang berada di lingkungan kerja saya. Karena tidak semumuran, jika yang sudah menikah umurnya jauh di atas saya dan ada beberapa yang di bawah saya, pada akhirnya saya belum menemukan kecocokan di san...

Belajar Al-Qur'an seAsyik itu kah?

  https://images.app.goo.gl/wgfvANYhpJ6FAi5dA Sejak lama saya berpikir bahwa kita semua telah diberikan Allah masing-masing potensi, dan setiap dari kita memiliki ketertarikan pada berbagai bidang. Sebut saja salah satu bidang, bidang pendidikan.  Pendidikan itu luas, tidak terbatas pada guru mengajar, murid datang ke kelas, kemudian masuk sekolah dari pagi hingga petang, sekali lagi tidak terbatas pada hal itu. Jika pendidikan hanya terbatas pada perputaran guru-murid-sekolah tentunya tidak akan berkembang dunia pada saat ini. Banyak hal yang bisa dikaitkan dengan pendidikan, dalam ranah psikologis, sosial dan lainnya. Saya akan highlight sepotong ayat dari Al-Qur'an yang mana Allah bersabda; ﴿ وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ ࣖ ٢٢ ﴾  Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur’an sebagai pelajaran. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran? Dalam ayat ini juga ada kaitannya dengan pendidikan lhoo :) kok bisaa? Al-Qur'an dit...

Awal Juni

awal Juni ini aku ingin memulai hari dengan sesuatu yang positif, dan benar-benar menjadikan pikiranku menjadi pikiran yang positif. Jujur sungguh lelah jika merasakan perjuangan dengan bergerak sendiri, namun teringat dari pesan di buku yang menjadi favorit saya bahwa  'perjuangan itu sepi dari tepuk tangan dan juga pasti akan sangat banyak sekali masalah yang memang harus dilewati dan berjuang bukan tidak bukan perkara berapa orang yang mengikutinya namun berjuang adalah sejauh mana kita mampu dan melewati semuanya dengan benar-benar lebih ikhlas dan belajar untuk bersabar yakinilah bahwa people come and go jadi semua orang itu tidak selamanya bisa kita harapkan justru ketika kita berharap dengan manusia sejatinya itu adalah kekecewaan terbesar yang telah kamu ambil maka jangan pernah berharap kepada manusia' Jika memang perjuangan ini tidak ada yang melanjutkan maka dengan doa yang dipanjatkan semoga yang bisa membantu dan melanjytkannya, saya yakin di antara se...

Mei Usai

Ada banyak hal yang terjadi dibulan mei, dari hal yang buat aku senang, panik, sedih, dan for well semua udah usai Ada saat dimana sekarang berpikir dua kali untuk menolak bertemu dengan kawan lama, entah teman yg sebelumnya pernah saling bersama dalam satu kegiatan ataupun teman yang belum dekat. Dari situ kita bisa membangun chemistry yang berkesan.  Ada hal yang sebenarnya ingin saja aku usaikan disini, namun amanah yang masih mempertahankan saya hingga detik ini. Ya, meskipun ada banyak hal yang menjadi pertimbangan, namun ada bonding yang justru ada dengan sendirinya, tidak aku bangun ataupun aku sengaja, semua terasa seperti hal yang mengikat namun menyenangkan.  Ada hal yang ingin ku sampaikan setelah bulan Mei ini usai, bahwa Hai kamu yang sekarang, terimakasih dan selamat sudah mampu melewati hal yang sebelumnya belum pernah terjadi, banyak struggle yang ada kamu berusaha sekuat tenaga untuk melewatinya! ingat bahwa apresiasi pada hal yang kecil itu sangat...

Jangan Bandingkan Kehidupanmu

seringkali ketika seseorang melihat orang lain ia langsung bisa dengan mudahnya membandingkan dirinya dengan orang lain padahal banyak orang yang mengatakan "sepatu itu ukurannya berbeda-beda kita dengan ukuran 40 tidak mungkin bisa menggunakan ukuran 35 karena ukuran sepatu orang itu berbeda-beda" Sama halnya dengan kehidupan seseorang kita tidak bisa membeda-bedakannya ada yang mau ditakdirkan untuk menjadi orang yang mampu dan dia bisa bersedekah dengan orang lain, ada yang Allah jadikan dia seorang yang biasa saja namun ia bisa membantu dengan orang dengan apa yang dia bisa lakukan. Banyak sekali hal-hal yang terkadang kita itu merasa bahwa Allah itu tidak adil justru padahal Allah telah memberikan keadilan untuk hamba-hambanya. Kita tidak boleh merasa bahwa Allah itu tidak adil itu salah kita bisa mengubah persepsi kita karena pikiran yang menentukan apa yang akan kita lakukan jadi untuk saat ini mulailah untuk fokus kepada apa yang telah Allah berikan dan j...

Kekhawatiran itu..

entah sudah beberapa lama kekhawatiran ini muncul banyak sekali hal-hal yang saya khawatirkan Saya pernah mendengar bahwa kehidupan ini tuh biasa saja, namun pikiran kita yang jahat, pikiran membuat keadaan menjadi tidak baik.  Pikiranku membuat hal-hal yang sebetulnya itu tidak terjadi menjadi bayangan-bayangan buruk yang membuatku takut. banyak sekali kekhawatiran hingga akhirnya saya khawatir tentang masa depan kemudian orang tua kemudian keluarga terdekat kemudian transportasi dan banyak sekali hal-hal yang menjadi kekhawatiranku saat ini saya menyadari untuk saat-saat ini saya menjadi orang yang sangat lemah benar-benar takut dan belum memiliki pondasi yang kuat. Padahal orang Islam itu memiliki akidah dan ketika dia memiliki akidah maka hal-hal yang sebetulnya tidak perlu dikhawatirkan itu menjadi hal yang biasa dan mereka memiliki keteguhan pada masing-masing diri namun apalah daya saya masih menjadi orang yang serta ketakutan sedikit-sedikit takut sedikit-sedikit ...

Apresiasi Keadaan Saat ini

Sudah terlewati untuk 1 bulan kemarin kegiatan yang rutin diadakan hampir dua kali ini saya melewatinya banyak sekali pesan hikmah dan juga pembelajaran yang sangat berharga di waktu yang akan datang. Jujur mungkin terasa berat hingga akhirnya saya memutuskan untuk meninggalkan terlebih dahulu dan mendahulukan untuk prioritas keluarga memang jika dipikirkan dan dirasakan sulit untuk meninggalkan keadaan yang memang di situ kita harus berperan di dalamnya memang bukan merasa paling namun ada kesalingan yang membuat kita merasa sadar bahwa Masjid adalah tempat untuk kita bertumbuh, dan di dalamnya saya juga merasakan bahwa banyak sekali pembelajaran dan disitu menjadikan saya untuk bagaimana berproses bagaimana menjadi insan yang bisa memahami karakter orang bagaimana memahami setiap personil orang yang berbeda-beda banyak sekali pengalaman dan juga pembelajaran. Ada di titik saya juga mendapatkan pelajaran bahwa menjadi seorang pemimpin itu berat dan tidaklah mudah, bahkan a...