Langsung ke konten utama

Without Allah I'm Nothing

proses berpikir yang mungkin terasa saat ini hingga usia beranjak dewasa tentang segala hal yang kita upayakan tak semuanya murni dari apa yang kita lakukan ada banyak sisi yang memberikan kita dorongan dari support system kemudian orang terdekat kemudian apa-apa yang kita dengar apa yang kita pelajari tak hanya itu ada satu hal yang terlebih sangat penting untuk kita pahami bahwa without Allah i'm nothing

kami hanya makhluk; yang tanpamu kami bukan apa-apa. Bahkan di romadhon pun kita diminta untuk tidak makan dan minum dari pagi hingga hingga magrib datang apakah kita mampu? tentu ada Allah yang mampukan, jika dibilang kuat pasti kita tidak akan kuat jika Allah tak akan menguatkan kita.
Apa yang perlu kita sombongkan? kita ini siapa tanpa Allah? kita bukan apa-apa tanpa Allah

terkadang kita lupa diri saat kita diberi nikmat dan baru merasa mendekat jika kita diberikan ujian. Sungguh manusia... Ya Rabb maafkan kami, maafkan kami yang seringkali menghilang di saat kami diberikan nikmat hingga kami lupa untuk bersyukur, dan terkadang jika kita dikurangi sedikit saja nikmat darimu maka kita begitu cepat untuk memohon hingga menangis maafkan kami ya maafkan kami..

semoga Ramadan kali ini menjadikan madrasah untuk kita saling belajar dan tidak mengedepankan apa-apa yang tidak Allah sukai semoga segala yang kita upayakan impian kita harapan semuanya karenaMu 
without Allah i'm nothing.

My Room, 23 Maret 2024
15.36

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anda Berharga!

Aku masih sering merasa tak layak dalam membersamai pelajaran anak-anak yang aku ajar. Seringkali perasaan ini muncul ketika aku dihadapkan pada suatu keadaan yang membuatku mendapat tempaan, salah satunya anak yang sulit diatur dan tidak bisa diam saat aku mencoba mengajarinya. Aku lelah dengan perasaan ini😭 disisi lain aku juga bingung bagaimana aku harus mengendalikan perasaan ini, sungguh ingin rasanya tidak menjadi people pleaser yang terus memikirkan hal-hal yang membuatku merasa bersalah. Jujur aku lelah...... kali ini ada salah satu muridku yang beralih les disebabkan lebih banyak main daripada belajar, ia merasa bebas jika belajar denganku, karakternya yg suka ngatur² pun ia lakukan saat les bersamaku. siapa gurunya? siapa muridnya? tanyaku saat ia mencoba mengatur. Aku masih sangat jauh dari kata bisa marah2 saat mengajar, jika sudah keterlaluan aku akan marah, namun aku selalu mencoba meyakinkan diri bahwa pendidikan itu bisa diraih tanpa harus ada m...

Ide Brilian

terkadang ketika sedang memiliki semangat yang menggebu akan timbul banyak ide yang tak ku sangka, setelah beberapa waktu aku kembali membaca ide itu aku sejenak berpikir, "Wah kok aku bisa kepikiran ide gitu ya kemarin?" sambil tersenyum. Ada banyak ide yang terlintas dalam pikiran namun kadang juga sulit untuk menuliskannya. Terlalu banyak mikir kalau kata orang, ide yang ada itu coba dijalankan. Take Action! Ambil aja peluang yang ada, toh kamu juga belum coba.. kalau emang setelah kamu coba kamu ndak merasa cocok anggap aja sebagai pengalaman, sebenarnya banyak orang yang menasihatiku. Mari kita coba! mari kita coba ditahun ini untuk lebih produktif dan tidak lagi mendengar kata orang. Say NO to people pleasure (ga semudah itu wkw tapi yuk kita usahakan :) Ada banyak harapan dan sesuatu baru yang ingin kulakukan di tahun ini, Ya Rabb mudahkan hamba untuk bisa mencoba berbagai kebaikan di tahun  ini.  Berusaha untuk tidak meletakkan keberhargaan di...

Keluarga

pikiran penuh yang ada saat disekolah terbayar ketika aku bertemu dengan keluargaku Ku Rasa sebenarnya jika ditanya, lebih lelah di sekolah/ harus mengerjakan banyak hal dirumah saat itu, aku menjawab jawaban ke 2. Tetapi rasa lelah itu berganti ketika aku merasa ada kebahagiaan yang hadir ketika bertemu, berceloteh ria dengan keluarga itu rasanya "mahal" karena ngga semua orang bisa melakukannya. Prioritas disini juga dilatih, ada banyak hal yg sebenarnya harus dilakukan, berkaitan dengan keseharian. Tapi aku sadari waktu begitu mahal untuk dilewatkan. Jangankan waktu, kesempatan seperti ini pun juga sangat sayang untuk dilewatkan.  Aku senang bisa berbagi cerita, mengobrol, menjadi penunjuk arah, mendengarkan hal2 sehari2pun tak kalah seru. Keluarga emang harta paling berharga sih kalau kata lagu wkwkw  Udah dulu deh, gitu aja ceritanya pengen bisa rutin nulis. meskipun bahasa tulisanku belum tertata. its okay masih belum rapi. Mari Terus belajar yaa...