Langsung ke konten utama

Postingan

Perjalanan Sepekan

perjalanan kali ini membuatku menepi sejenak dari berbagai aktivitas dan rutinitas yang sehari-hari aku lakukan sedikit melepas penat setelah keriweuhan dibulan juni kemarin, kembali refresh setelah berlibur ke Jabodetabek.  senang karena ditakdirkan bisa kembali ke jakarta di tahun ini, setelah tahun kemarin berkunjung ke rumah teman. Berawal dari wisuda yang harus diikuti hingga membawa kami bisa berjalan sampai sejauh ini, kurang lebih 1 pekan kami berlibur di bogor-jakarta- Tangerang. Aku bahagia atas segala yang telah dilewati, senang-sedih suka-duka akan menjadi perjalanan yang seru dibulan ini, dan 6 bulan pertama di 2026.  Aku percaya dengan setiap hal yang terjadi adalah sesuatu yang terbaik, sesuatu yang pasti di takdirkan tidak secara kebetulan, semua telah diatur sedemikian rupa. Aku yakin Allah akan memberikan banyak hal baik untuk kedepannya.  Diakhir perjalanan ini ditutup dengan acara pertemuan de...

Sosok Jidah

kali ini aku ingin menceritakan sosok yang sepertinya jarang diceritakan oleh banyak orang. namanya memang tidak terkenal dideretan sosial media, namanya memang tak dikenal di dunia maya tapi bagiku beliau inspiratif. beliau hidup ditengah keluarga yang masih lengkap, anak utuh suami masih ada diusia yang memasuki kepala 8. Bagiku itu sesuatu yang sangat menarik untuk diceritakan. Beliau orang yang sangat baik, ramah, dan selalu tersenyum. Setiap bertemu orang selalu mendoakan kebaikan orang yang diajak berbicara, aku pun ketika bertemu tak pernah luput dari do'a yang beliau utarakan untuk saja. "semoga diberikan jodoh orang yang baik, orang yang shalih" beberapa kali beliau mengulangi doa itu.  Kepada anak dan menantu pun cara beliau memperlakukan juga sepefti tamu, padahal kondisi tubuh tak lagi mampu untuk berjalan normal, beliau masih berusaha untuk membuatkan minuman, menyuguhi makanan. Terakhir aku bertemu dengannya beliau memberikan aku wafer nabati ras...

Malam Terbaik

Kemarin aku merasakan dimana malam yang membuatku ingin menunda untuk tertidur di malam itu. malam yang jarang sekali ku dapati aku tidak segera beranjak untuk tidur. aku merasa malam itu istimewa, tidak seperti malam biasanya. Aku harap saat malam itu hadir aku bisa memberikan kebaikan secara maksimal. Qiyamullail yang hingga membuat banyak orang menangis dan teringat dengan banyaknya dosa yang kami lakukan. Ya Rabb.. ampuni hamba, dekatkan kami selalu dalam kebaikan. Selama ini aku belum pernah mencoba untuk berdiri menegakkan shalat di malam hari dengan ayat yang dibaca lebih banyak dari biasanya. Benar2 menantang dan membuat orang2 yang mencobanya ketagihan sepertinya! mantap masyaaAllah  mampukan kami untuk bisa berdiri tegak untuk shalat hingga usia lanjut. Mudahkan setiap urusan kami, aamiin. Mudahkan untuk hamba menemukan seseorang yang tepat, aamiin. sebentar lagi akan ada banyak pertanyaan yang lewat dirumah2 yang ku kunjungi, kuat2 ya jawabnya. Gimana mau jaw...

Menjelang Ramadhan

Menjelang bulan Ramadan ini ada banyak hal yang ingin dipersiapkan, salah satunya bagaimana agar kita bisa optimal dalam menjalankan ibadah dan juga untuk aktivitas yang bisa dikurangi saat bulan Ramadan. aku senang karena masih bisa menjalankan aktivitas sehari-hari di bulan Ramadan ini namun kekhawatiranku adalah ketika aktivitas yang aku lakukan menjadikan ibadahku tidak cukup maksimal. Aku ingin menjadikan Ramadan kali ini lebih baik daripada tahun sebelumnya dan ketika kita merasa ini adalah Ramadan terakhir kita mungkin akan jauh bisa lebih kita maksimalkan. aku berusaha untuk menghapus telegram aplikasi yang membuatku terlena, Instagram? cukup sulit tapi aku ingin mencoba menguranginya, akankah aku hapus? belum tahu nanti tapi sosial media itu sejujurnya menyita waktu untuk mengaji, untuk membuka Alquran, dan lainnya. Oh iya di akhir pekan kemarin aku diberi kesempatan untuk menjadi juri di acara lomba tahfidz juz 30. Alhamdulillah menambah pengalaman:) S...

Baiti Jannatii | Edisi Akhir Januari

Alhamdulillah di bulan Januari ini kedatangan tamu dari keluarga mama, meskipun rasanya keluarga kami tak bisa memberikan yang spesial, setidaknya kami sudah berusaha memberikan yang terbaik. Aku senang ketika tamu berkenan untuk singgah di gubuk kecil kami, rumah yang bagiku sederhana namun membuat rindu orang yang jauh darinya. Sebut saja adikku yang sudah berbulan-bulan merantau, ia pun kembali ingin menghabiskan waktu dirumah ini. Rumah yang penuh dengan kenangan dan obrolan yang tak bisa didapatkan ditempat manapun. Terimakasih Ya Rabb, Alhamdulillahi ala ni'matillah.  Jaga kami untuk dapat senantiasa bersyukur atas setiap nikmat yang Engkau berikan Ya Rabb.  Aku titip urusanku kepada-Mu ya Rabb.  Jaga keluarga kami semua, karena Engkau adalah sebaik-baik penjagaan. Aamiin 

Refleksi 2025

Sudah lama sekali rasanya tak menyentuh kembali di blog ini. Aku merasa di tahun kemarin 2025 banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan.  Ketika aku sudah memulai untuk menentukan pilihanku bekerja di tempat yang sama selama 2 tahun. Mungkin tahun 2025 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, aku sangat merasakan bagaimana pertemananku tidak seperti dahulu, memang benar adanya ketika orang masuk kepada fase dewasa pertemanan akan semakin sempit dan ketika kau menemukan teman yang saling memahami justru ketika kita tidak selalunya bertemu dan berkirim pesan, namun saling menghargai satu sama lain. Pertemanan dewasa ini tidak serta-merta hilang namun adanya saling menghargai justru membuat pertemanan itu akan tetap ada dan tetap terasa seperti dahulu saat pertama kita bertemu.  Di tahun ini aku juga merasa banyak dihadapkan oleh pilihan-pilihan untuk menentukan mana kebutuhan dan keinginan. Prioritas saat ini kepada keluarga, dari segi finansial yang ku mili...

Keluarga

pikiran penuh yang ada saat disekolah terbayar ketika aku bertemu dengan keluargaku Ku Rasa sebenarnya jika ditanya, lebih lelah di sekolah/ harus mengerjakan banyak hal dirumah saat itu, aku menjawab jawaban ke 2. Tetapi rasa lelah itu berganti ketika aku merasa ada kebahagiaan yang hadir ketika bertemu, berceloteh ria dengan keluarga itu rasanya "mahal" karena ngga semua orang bisa melakukannya. Prioritas disini juga dilatih, ada banyak hal yg sebenarnya harus dilakukan, berkaitan dengan keseharian. Tapi aku sadari waktu begitu mahal untuk dilewatkan. Jangankan waktu, kesempatan seperti ini pun juga sangat sayang untuk dilewatkan.  Aku senang bisa berbagi cerita, mengobrol, menjadi penunjuk arah, mendengarkan hal2 sehari2pun tak kalah seru. Keluarga emang harta paling berharga sih kalau kata lagu wkwkw  Udah dulu deh, gitu aja ceritanya pengen bisa rutin nulis. meskipun bahasa tulisanku belum tertata. its okay masih belum rapi. Mari Terus belajar yaa...

Lingkungan Baru

Hampir 4 bulan ini aku mulai berada di lingkungan baru tempat aku mengajar freelance. Lingkungan yang sangat beragam dengan orang yang berbeda dari setiap aspek. Kami disini berkumpul untuk mengajar sesuai dengan passion dan skill masing2. Aku senang bertemu dengan keluarga baru disini. Meskipun saya termasuk penghuni baru disini, tapi cara mereka memperlakukan saya pun sama seperti orang yang sudah lama disini. Friendly orang-orangnya, Alhamdulillah. aku bersyukur masih bisa bertemu dengan orang-orang disini. Semoga Allah terus dekatkan aku dengan orang-orang yang baik. Aamiin. Di penghujung istirahat usai 09.56 Sabtu, 1 November 2025

Mental Baja

kadang capek banget ngadepin anak sekarang, belum lagi anak yang sensitif tu kadang lucu kadang nyebelin juga. nemuin anak-anak sensitif di beberapa tempat yang sebenarnya justru butuh pakai energi lebih gede ngadepin anak yang begitu.  tadi pas ekstra ada anak yang suka banget ngambekan, marah-marah gara-gara ndak mau antri hafalan, mau diperhatiin terus. pas udah mulai mau ngaji ada aja yang bikin dia ngambek, mulai dari aku ngomong kalau dia suka ngambek nanti temennya ngga mau, eh dia sangka aku do'ain dia ngga punya temen. endingnya nangis, aduh duh.... terus pas mau setoran malah dia ngga mau ngaji bersuara coba, malah dia ngaji cuma mencap-mencep suaranya ngga keluar. komat kamit doang 😂🤣 emang aneh bener anaknya super sensitif dan ngga bisa dikasih tau.. maunya apa yang dia lakuin selalu kita benerin padahal jelas2 dia salah, emang harus ditempa anak2 model kayak gini, biar dia ngga apa2 dikit ngambekan. Aku sepertinya masih jauh dari kata profesional dalam me...

Anda Berharga!

Aku masih sering merasa tak layak dalam membersamai pelajaran anak-anak yang aku ajar. Seringkali perasaan ini muncul ketika aku dihadapkan pada suatu keadaan yang membuatku mendapat tempaan, salah satunya anak yang sulit diatur dan tidak bisa diam saat aku mencoba mengajarinya. Aku lelah dengan perasaan ini😭 disisi lain aku juga bingung bagaimana aku harus mengendalikan perasaan ini, sungguh ingin rasanya tidak menjadi people pleaser yang terus memikirkan hal-hal yang membuatku merasa bersalah. Jujur aku lelah...... kali ini ada salah satu muridku yang beralih les disebabkan lebih banyak main daripada belajar, ia merasa bebas jika belajar denganku, karakternya yg suka ngatur² pun ia lakukan saat les bersamaku. siapa gurunya? siapa muridnya? tanyaku saat ia mencoba mengatur. Aku masih sangat jauh dari kata bisa marah2 saat mengajar, jika sudah keterlaluan aku akan marah, namun aku selalu mencoba meyakinkan diri bahwa pendidikan itu bisa diraih tanpa harus ada m...

Bertumbuh Bersama

saat ini sudah mulai membicarakan hal-hal yang sudah beralih kepada keseriusan, ya mungkin dulu masih tabu ataupun sangat sulit buat membahas sesuatu ini. Menurutku sesuatu ini bukanlah suatu hal yang tabu karena ini perlu dibicarakan dan perlu dibahas lebih lanjut kepada seorang yang sudah memiliki pengalaman lebih banyak dibandingkan kami, yaitu pernikahan yah kami banyak membahas tentang bagaimana pernikahan yang baik kemudian dijemput dengan cara yang baik dan ketika pun sudah melaksanakannya masing-masing dari kita perlu menurunkan ego karena pernikahan bukan tentang  aku dan kamu tapi 'tentang kita' kita bersama, kita berada dalam satu ikatan suci yang di situ dari setiap masing-masing Insan memiliki karakter yang berbeda dan perlu untuk menurunkan ego dari masing-masing diri, mungkin yang sebelumnya kita seorang yang berkarir/ seorang yang bekerja kemudian kita memiliki pasangan di situ kita harus memiliki ketundukan ketaatan pada suami kita, mungkin yang du...

Surat Untuk Diri

Hai apa kabarmu? apakah kau masih bisa tertawa lepas dengan setiap hal yang kau lewati? Tentu tak mudah ya, tapi akan selalu kau upayakan Aku pernah ada di masa ketika aku tak lagi ingin berkumpul dengan semua orang terdekatku, bahkan aku merasa tak berharga. Lelah rasanya, bukan capek tapi ternyata lelah itu hanya jiwa yang butuh rehat sejenak. Jiwa ini ternyata juga bisa lelah.. raga lelah bisa diatasi dengan berbagai alternatif —istirahat, tidur misalnya. tapi jika lelah jiwa tentu hal terbaik adalah bagaimana kita mendekat kepada Sang Pemilik Jiwa.  Allah yang lebih tahu apa yang terbaik untuk kita. Kita ditempatkan pada posisi seperti ini tentu ada hikmah yang Allah titipkan. Kelak ketika satu demi satu kejadian telah terlewati barulah kita menyadari bahwa ternyata dibalik semua itu Allah ingin menguatkan kita.  Lelahmu ku yakin hanya beberapa saat, setelah lelah akan ada bahagia. Ditengah perjalanan kereta jarak jauh Purwokerto, 8 Juli 2025

Tentang Mengajar

Mengajar itu seperti menanam benih di tanah yang belum kita kenal. Kadang tumbuhnya lambat, kadang malah tak terlihat. Tapi dengan ikhtiar, sabar dan doa, suatu hari nanti *bi idznillah—tunas kecil itu akan menjadi pohon yang memberi teduh, bahkan untuk orang yang tak sempat melihatnya tumbuh.~🌱 Mungkin di tahun ini pelajaran berharga justru kudapati dari mereka. Tidak semua pelajaran harus didapatkan dari sesuatu yang besar, kadang lewat cerita mereka yang membuat aku sadar kalau bahagia sebetulnya sederhana.  Kadangkala justru kita yang mematok standar kebahagiaan, terlalu tinggi. Ternyata dari anak2 kita bisa belajar bahwa bahagia sederhana  :) #learner  #bertumbuh  #recap arsip foto apresiasi hafalan santri Jum'at, 20 Juni 2025

Penyemangat

Kadang lelah jika harus terus memikirkan bagaimana dunia yang begitu riuh, tapi bagaimana hidup itulah yang harus dijalani. Saya merasa letih jika harus memikirkan semua hal, adanya hanya capek, kesal, marah dan berbagai emosi negatif yang lain. Aku pun berusaha untuk lebih bisa menyikapi setiap hal yang terjadi dengan berbagai cara pandang positif. Namun ada satu titik aku merasa secapek itu!  dan aku ingin mengakhirinya. Sebut saja di dunia kerja yang mungkin udah beberapa kali pindah, dan melihat lingkungan kerja tak akan sama seperti saat kami berada di bangku perkuliahan. Aku lelah... Ya Rabb maafkan hamba yang masih sering mengeluh atas setiap nikmat yang Engkau berikan.  Kali ini, rasanya aku ingin menyerah tapi satu yang ku ingat, aku punya Allah. Saat dunia rasanya tak sedang berpihak padamu, ingatlah ada Allah.  Semoga Allah senantiasa berikan taufiq dan rahmat-Nya untuk kami semua yang masih terseok-seok untuk terus meniti kebaikan dan mencari ridho...

Do'a yang Tulus

"Doa menjadi makhluk paling tulus yang pernah lahir dari hati manusia." Tak ada lagi gengsi, tak ada lagi rencana, tak ada lagi sandaran selain Allah semata. Di balik suara kehidupan yang berdetak, di antara keheningan yang menunggu, di sanalah doa-doa berdesakan naik ke langit — lirih, patah-patah, tapi penuh harap. Manusia belajar bahwa hidup bisa ditarik tipis oleh seutas napas, bahwa satu detak jantung saja bisa menjadi batas antara tinggal atau pergi. Semua janji dunia seakan lenyap, semua cita-cita ditangguhkan, semua ego dikubur dalam-dalam. Yang tersisa hanyalah bisikan, 'Ya Allah, beri aku kesempatan satu kali lagi'. Tak ada doa yang lebih jujur dari doa seorang anak di sisi ayahnya yang terbaring tak berdaya. Tak ada permohonan yang lebih tulus dari doa seorang ibu di samping anaknya yang bertarung dengan ajal. Doa adalah bahasa air mata, bahasa keikhlasan, bahasa rindu yang belum sempat terucap. Karena sejatinya, manusia ini hidup hany...

Atas Rahmat Allah

kemarin aku mendapat banyak insight berharga dari salah satu guru sekaligus psikolog di Yogyakarta. Kami mengikuti semacam halaqoh yang didalamnya ada banyak pertanyaan yang dijawab dengan jawaban yang sangat sangat memberikan kami tamparan.  Satu hal yang sangat ku ingat dari diskusi kami di sore kemarin, bahwa Perlunya Controlling dalam diri atas setiap ketidak idealan yang terjadi beliau jelaskan dengan begitu detail dan membekas untuk kami... Bahwa ada banyak ketidakidealan dalam hidup ini, jangan berekspektasi pada manusia namun katakan semua yang terjadi ini atas Rahmat dari Allah. Ambil setiap momen kejadian dengan kacamata positif, ketika kita justru marah dengan keadaan, keadaan akan tetap sama dan hanya muncul rasa kecewa, keluhan dan berbagai emosi negatif. Namun, jika kita merespon dengan kacamata positif tentu ketenangan akan kita dapati dan keadaan kita akan berangsur membaik dengan respon positif yang kita berikan.

Escape

Setelah berbagai keputusan yg aku buat, aku mencoba escape dari sosial media—instagram Cukup membuatku lebih tenang dengan kebisingan yang ada. Di tengah riuhnya dunia story, setiap harinya harus banjir informasi yang membuatku pelik, to be honest lelah kalau harus mengikuti dunia sosial media. Aku mencoba untuk benar2 cut off dari Ig Ngga mudah buat bener2 off dari Ig karena udah sering buka kalau senggang, dan sekarang harus cari kegiatan lain untuk mengalihkan buat ga buka sosial media Ig Semua perlu diupayakan, karena jutsru akan banyak hal baru yang kau dapatkan ketika kau tak berjalan di garis yang sama ketika terus melihat kehidupan orang lain.

Ramadhan 1446H

Ramadhan kali ini terasa berbeda dari tahun sebelumnya, kami belajar untuk memaknai setiap harinya meskipun tak sesempurna itu kami menjalankan aktivitas ibadah dibulan ini. Namun mengusahakan yang terbaik menjadi goal dalam Ramadan kali ini. Alhamdulillah ala ni'matillah... meskipun banyak hal yang terjadi di setiap harinya tak membuat kami berhenti untuk menikmati guyuran rahmat dibulan ini. Ujian dengan adanya keluarga yang sakit juga menjadi sebab untuk kita terus bersyukur karena Allah berikan kita kesehatan untuk bisa menikmati ramadhan kali ini dengan sehat dan kuat. Jika berbicara kenyamanan saat Ramadhan tentu ada yang sedang tidak baik-baik saja, saudara kami di Gaza yang sudah memulai puasa sejak 1 tahun yang lalu, mereka dengan keterbatasan dari setiap sektor mulai dari pangan, sandang bahkan papan pun mereka tak ada. Rumah mereka habis terkena serangan udara Zion*s iswiril super nyebelin. Ya Rabb, di akhir Ramadhan ini mudahkan dan mampukan kami untuk terus...

Ide Brilian

terkadang ketika sedang memiliki semangat yang menggebu akan timbul banyak ide yang tak ku sangka, setelah beberapa waktu aku kembali membaca ide itu aku sejenak berpikir, "Wah kok aku bisa kepikiran ide gitu ya kemarin?" sambil tersenyum. Ada banyak ide yang terlintas dalam pikiran namun kadang juga sulit untuk menuliskannya. Terlalu banyak mikir kalau kata orang, ide yang ada itu coba dijalankan. Take Action! Ambil aja peluang yang ada, toh kamu juga belum coba.. kalau emang setelah kamu coba kamu ndak merasa cocok anggap aja sebagai pengalaman, sebenarnya banyak orang yang menasihatiku. Mari kita coba! mari kita coba ditahun ini untuk lebih produktif dan tidak lagi mendengar kata orang. Say NO to people pleasure (ga semudah itu wkw tapi yuk kita usahakan :) Ada banyak harapan dan sesuatu baru yang ingin kulakukan di tahun ini, Ya Rabb mudahkan hamba untuk bisa mencoba berbagai kebaikan di tahun  ini.  Berusaha untuk tidak meletakkan keberhargaan di...

Langkah Baru 2025

awal mula memulai pertemuan di tempat baru. masyaaAllah Alhamdulillah.. baru kali ini ikut langsung gass ke luar kota.  Dipertemukan dengan orang baik adalah harapanku untuk menutup tahun ini, karena tak mudah menemukan orang yang menjaga kesalingan itu. Aku temukan orang-orang hebat disini, belum lagi cerita ceritanya yang berdaging. meskipun kita mengobrol seperti biasa tapi serasa sudah mendapatkan kelas 3 sks. Daging banget! Alhamdulillah Alhamdulillah ala ni'matillah dipertemukan dengan orang-orang hebat yang berkontribusi di masjid. Aku sejak bergabung di kegiatan masjid berpikir untuk terus bisa berkembang dan berkontribusi dimasjid, dimanapun tak hanya terbatas di lingkungan kampus. Karena saat ini saya tak lagi di kampus tapi keinginan untuk tetap menjadi khodim/pelayan masjid sampai sekarang masih terus aku upayakan. To be honest, ada ketenangan ketika kita berada pada orang-orang yang memiliki visi yang sama untuk sama sama berjuang di masjid. Mas...